Sekilas Jaringan Wireless

Jaringan Wireless
Jaringan wireless atau disebut juga wireless LAN merupakan jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transmisinya untuk menghantarkan gelombang elektromagnetik. Menjamurnya hotspot dan juga berbagai akses internet gratis via WiFi, membuat jaringan wireless naik daun dengan pesat saat ini.

Pemakaian jaringan wireless saat ini sudah sangat umum. Hal ini tidak terlepas dari kelebihan dari jaringan wireless itu sendiri. Berikut beberapa kelebihan jaringan wireless:
  • Mobilitas; dengan adanya jaringan wireless maka kita bisa terkoneksi dari manapun, tidak hanya laptop atau netbook tapi juga smartphone lainnya, seperti handphone dan tablet. Kini Anda tidak perlu hanya duduk di depan sebuah komputer untuk melakukan akses internet. Ada banyak lokasi yang menyediakan internet gratis, mulai dari kampus, kantor, mall, cafe, dan hotel.
  • Instalasi yang mudah; sebuah jaringan wireless tidak membutuhkan Anda untuk memasang kabel antara dua buah komputer.
  • Cakupan area yang luas; dibandingkan jaringan kabel maka kita tidak terbatas hanya dalam sebuah ruangan saja, bahkan dari luar rumah pun kita bisa mengakses jaringan wireless.
Walaupun ada banyak kelebihan lain dari jaringan wireless, saya cukupkan tiga point saja. Sebaliknya, jaringan wireless juga tidak terlepas dari adanya kelemahan:
  • interferensi; oleh karena jaringan wireless menggunakan gelombang radio untuk mengirim data maka adanya gelombang radio
  • lain bisa memengaruhi sinyal radio untuk jaringan wireless tersebut. Sumber interferensi, misalnya dari oven microwave dan telepon cordless.
  • Kelemahan sisi keamanan seperti yang kita ketahui bahwa jaringan wireless tidak menggunakan kabel, sehingga kita tidak tahu siapa yang melakukan aksi kriminal. Minimal menggunakan NetCut untuk memutus sebuah jaringan. Kita tidak tahu di mana pelaku berada, bisa saja di luar rumah atau seseorang yang jaraknya jauh di kampung sebelah. Hal lainnya, mudahnya proses capture data dibandingkan jaringan kabel.

TEKNOLOGI JARINGAN WIRELESS

Jaringan wireless biasanya ,menggunakan salah satu dari dua topologi, yaitu AdHoc atau infrastruktur. Pada topologi AdHoc juga dikenal sebagai jaringan peer-to-peer ”di mana setiap komputer dilengkapi dengan sebuah wireless adapter yang mengirim dan menerima data ke dan dari komputer lain. Pada topologi infrastruktur, tiap komputer mengirim dan menerima data dari sebuah access point.

Sebelum mengulas mengenai teknologi jaringan wireless lebih jauh, ada baiknya Anda mengenal organisasi atau badan yang berperan dalam jaringan wireless.
  • ITU-R (International Telecommunications Union - Radiocommunication Sector)
  • FCC (Federal Communications Commision)
  • ETSI (European Telecommunications Standars Institute)
  • IEEE
  • Wi-Fi Alliance

MEKANISME JARINGAN WIRELESS

Beacon
Beacon adalah frame terpendek yang dikirim oleh access point ke station, atau station ke station untuk mengatur sinkronisasi komunikasi. Pada topologi AdHoc, komputer pertama yang dihidupkan inilah yang akan mengirimkan paket beacon ini. Paket beacon ini berisikan informasi SSID, channel, dan sebagainya. lnformasi yang terdapat dalam beacon inilah yang yang dibutuhkan supaya komunikasi pada jaringan wireless bisa terjadi.

Service Set Identifier (SSID)
SSlD adalah sebuah nama network yang dipakai oleh jaringan wireless dan merupakan karakter yang unik, case sensitive dan menggunakan alpha numen'c dengan nilai karakter 2-32 karakter. SSlD dikirimkan dalam beacon. Sederhananya SSIS adalah nama jaringan wireless yang dibuat pada sebuah access point atau pada komputer yang memulai membuat jaringan AdHoc. Station atau komputer yang ingin terhubung pada jaringan wireless akan melihat ke dalam beacon untuk mengetahui SSID dari jaringan mana yang akan dihubungi. Kemudian station akan mencari tahu alamat MAC address, di mana beacon berasal mengirimkan authentifikasi request dengan tujuan untuk meminta pada access point supaya dapat bergabung dengannya. Apabila station diset untuk dapat menerima beberapa SSlD sekaligus, maka station akan mencoba bergabung dengan access point yang pertama kali mengirimkan sinyal dan bergabung dengan access point yang sinyalnya paling kuat jika pada area tersebut ada banyak access point. Periu saya sampaikan juga bahwa ada yang dinamakan SSlD dan ada pula yang namanya BSSlD. BSSID (Basic Service Set Identiher) adalah sama dengan MAC Address pada sebuah access point.

Channel
Pita frekuensi bisa diibaratkan sebuah jalan. Channel inilah yang berfungsi seakan-akan sebagai jalur pemisah pada jalan tersebut. Perangkat 802.11a bekerja pada frekuensi 5,15 5,875 GHz, sedangkan perangkat 802.1 lb dan 802.119 bekerja pada frekuensi 2,4 - 2,497 GHz. Jadi, 802.11a menggunakan pita frekuensi lebih besar dibandingkan 802.1 lb atau 802.1 lg. Semakin lebar pita frekuensi, semakin banyak channel yang tersedia. Spektrum frekuensi 2,4 GHz terbagi menjadi 14 channel, mulai dari channel 1 dengan frekuensi 2,412 GHz sampai dengan channel 14 dengan frekuensi 2,484 GHz. Dengan lebar pita masing-masing channel sebesar 22 MHz. Namun perlu diketahui tidak semua negara mengizinkan menggunakan ke-14 channel tersebut, karena tergantung regulasi tiap negara. Misalnya di Amerika Utara hanya mengizinkan sampai channel ke-11. Lalu di Eropa channel yang diizinkan sampai 13. Di Indonesia sendiri standar pembagian channel mengikuti Jepang, yaitu dari channel 1 sampai 14.
Channel

walaupun terdapat 14 channel, tetapi hanya terdapat 3 channel saja yang bekerja optimal dan tidak terganggu channel lainnya Jika Anda perhatikan gambar di atas, range frekuensi tersebut adalah 22 MHz Namun, apabila Anda browsing dan sebagainya, Anda akan menemukan yang menuliskan 20 MHz. Hal ini diambil berdasarkan algoritma DSSS dalam mentransmisi data secara logaritmis adalah 20 MHz Walaupun secara faktual range-nya adalah 22 MHz. Sebab gap yang 2 MHz digunakan sebagai band/pita frekuensi tambahan untuk mencegah adanya atenuasi sepanjang channel yang terdapat pada bagian tepi (2 channel).

Passive Scanning
Scanning biasanya dilakukan oleh station atau access point untuk mendengarkan beacon di setiap channel pada waktu tertentu setelah station diinisialisasi. Station akan mencari jaringan dengan mendengarkan beacon yang menyebutkan SSID dari access point yang akan dihubungi.

0 Response to "Sekilas Jaringan Wireless"

Posting Komentar